Langsung ke konten utama

Siswi MTsN 1 Kota Malang Raih Juara 3 Lomba Fotografi Se-Malang Raya





Kota Malang (MTsN 1) – Siswi MTsN 1 Kota Malang, Nadia Ayula Assyaputri, berhasil meraih juara 3 dalam lomba fotografi se-Malang Raya yang diadakan oleh SMAN 8 Malang.
Dalam lomba fotografi tersebut tema yang ditentukan panitia adalah movement (bergerak). Hal ini juga menjadi tantangan tersendiri bagi peserta karena harus membuat karya foto dengan objek bergerak.
“Dalam lomba fotografi ini saya membuat karya tentang kegiatan class meeting lalu (di MTsN 1 Kota Malang), yaitu kegiatan anak-anak saat futsal dan ketika main bola tangan,” jelas Nadia saat ditemui pada Rabu (20/2).
Lebih lanjut siswa kelas 8A itu mengungkapkan bahwa ada beberapa hal yang harus diperhatikan saat mengambil gambar bergerak. Misalnya saja harus fokus pada objek dan mendapatkan momen yang pas.
“Alhamdulillah, karya foto yang saya buat itu memiliki momen yang pas. Terlihat dua tim yang bertanding, ada suporternya, dan menceritakan adanya sebuah pertandingan,” imbuhnya.
Dalam kesempatan itu, Nadia juga menyampaikan bahwa foto jurnalistik itu adalah sebuah foto yang mampu menceritakan suatu hal atau momen.
“Saya bahagia karena masih mendapatkan kesempatan untuk mengikuti lomba fotografi dan berhasil menjadi juara 3. Semoga tahun depan adik-adik kelas juga bisa meraih juara di lomba fotografi,” pungkas Nadia. (Zul) 
    

Postingan populer dari blog ini

MTsN 1 Kota Malang Borong Juara 1 Pidato Bahasa Indonesia Porseni MTs Kota Malang

Kota Malang (MTsN 1) – Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Kota Malang kembali mengukir prestasi setelah berhasil meraih juara 1 Lomba Pidato Bahasa Indonesia kategori putra dan putri, Porseni MTs seluruh Kota Malang. Untuk kategori putri diraih oleh Salsabila Ranaita Ahmad (8A), sedangkan Farihul Alimin (7M) menjadi juara di kategori putra. Mereka mengungguli peserta lain dari 34 madrasah se-Kota Malang. Prestasi ini menjadi tradisi setelah tahun 2017 juga meraih juara pada ajang yang sama. Misbahul Amri selaku juri lomba pidato bahasa Indonesia mengaku kaget karena dua-duanya berasal dari sekolah yang sama. “Saya tidak tahu kalau mereka dari MTs 1 Kota Malang, karena memang tidak ada atribut dan   identitas di naskah maupun kostum mereka. Ini artinya mereka memang menguasai materi dan performansi yang apik,” tutur doktor Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang tersebut.      Koordinator Porseni MTs cabang pidato bahasa Indonesia, Yoga Prasetya...

Siswa MTsN 1 Kota Malang Raih Juara 1 Muslim Star Event 2019

Kota Malang (MTsN 1) – Siswa MTsN 1 Kota Malang, Muhammad Aziden Herlambang, berhasil meraih prestasi membanggakan pada bulan Ramadan tahun ini. Siswa kelas 8H tersebut sukses mendapatkan juara 1 dalam ajang Muse (Muslim Star Event) All Star 2019 yang diadakan oleh RRI Malang. Muse All Star adalah kompetisi hafalan Alquran bagi mereka yang telah berhasil meraih juara di ajang yang sama pada tahun-tahun sebelumnya. Dalam grand final ajang yang tahun ini mengangkat tema let the star rise , Aziden tampil dengan penuh percaya diri dalam hafalan juz 29 dan berhasil meraih nilai tertinggi yang akhirnya mengantarkannya meraih predikat terbaik atau juara 1. Tak ayal, keberhasilan ini disambut dengan suka cita oleh siswa matsanewa tersebut beserta keluarganya. Aziden mengaku sangat senang dengan prestasi yang didapatnya kali ini, sekaligus meneruskan prestasi tahun lalu yang berhasil menjadi juara 1 Muse season 4. Sang ibu pun sangat bangga dengan raihan prestasi Aziden dan menyam...

MTsN 1 Kota Malang Raih Juara 1 Lomba Musikalisasi Puisi Tingkat Nasional

Kota Malang (MTsN 1) – MAN Insan Cendekia Tangerang sukses melaksanakan kegiatan Sonic Linguistic 2019. Dari lomba lomba tersebut, MTsN 1 Kota Malang menjadi juara 1 di bidang lomba musikalisasi puisi. Tim Musikalisasi Puisi Matsanewa terdiri atas Kayana Ayunda Diyanti (vokal), Khansa Peridhia Naura (gitar), Aisyah Najwa Kasyfa (gitar), Nadira Berliana Cyril (biola), Tian Dyandra Annahel (biola), Djoni (pembina musik), Yoga Prasetya (pembina puisi), dan Mahardika (pendamping lomba).        Khansa Peridhia Naura, sang gitaris yang merangkap penabuh cajon, saat ditemui pada Rabu (27/2), menyatakan perasaan bahagianya. “Alhamdulillah, terima kasih kepada Pak Djoni, Pak Yoga, dan Pak Dika yang telah membina dan mendampingi kami. Saya pribadi masih banyak PR (evaluasi-red) yang harus diperbaiki. Misalnya, masih kaku saat memainkan cajon. Terus ekspresi wajah saya kata teman-teman masih kurang rileks,” ujar siswi kelas 8 bilingual tersebut sambil tertawa. ...