Kota Malang (MTsN 1) – Motivasi dalam
belajar menjadi hal yang penting dalam keberhasilan proses pembelajaran. Karena
itulah guru harus bisa menjadi seorang motivator bagi siswanya, agar siswa mau
dan mampu untuk mengikuti seluruh rangkaian pembelajaran dan berhasil
menunjukkan kemampuan terbaiknya.
Berkaitan dengan hal itulah, MTsN 1 Kota
Malang mengadakan pelatihan tentang motivasi pembelajaran pada Jumat (21/6).
Dalam pelatihan yang difasilitasi oleh Tim EQI (Education Quality Improvement)
ini, tidak hanya diikuti oleh guru namun juga para pegawai. Karena sebagai
tenaga kependidikan mereka juga perlu untuk memahami tentang motivasi dalam hal
pembelajaran.
Di sesi pertama, materi disampaikan oleh
Umar Kadafi, trainer yang mempunyai
sertifikat nasional Brain Management
Strategy. Di sesi ini, Umar lebih banyak menjelaskan dan mempraktikkan
tentang tipe-tipe seseorang dalam berkomunikasi serta bagaimana teknik
komunikasi yang baik.
Setelah itu, trainer alumnus FMIPA Universitas Negeri Malang itu juga
menerangkan serta mempraktikkan tentang hipnotherapi. Hipnotherapi adalah
terapi yang dilakukan pada subjek dalam kondisi Hipnosis. Kata
"Hipnosis" adalah kependekan dari istilah James Braid's (1843)
"neuro-hypnotism", yang berarti "tidurnya sistem saraf".
Orang yang terhipnotis menunjukkan
karakteristik tertentu yang berbeda dengan yang tidak, yang paling jelas adalah
mudah disugesti. Hipnotherapi sering digunakan untuk memodifikasi perilaku
subjek, isi perasaan, sikap, juga keadaan seperti kebiasaan disfungsional, kecemasan,
sakit sehubungan stres, manajemen rasa sakit, dan perkembangan pribadi.
Secara umum, Umar Kadafi menyampaikan
bahwa untuk memotivasi siswa dalam belajar, guru harus bisa membuat siswa
menyukainya dan peduli terhadap permasalahan siswa. Hal itu semua akan bisa
tercapai jika guru mempunyai kemampuan komunikasi yang baik.
Sedangkan di sesi kedua, materi
disampaikan langsung oleh Abdul Tedy Rahman, Ketua Tim EQI. Di sesi ini, Tedy
berbagi pengalaman dengan peserta dan menceritakan bahwa dalam sebuah lembaga
semua orang berperan penting.
Mulai dari petugas keamanan, kebersihan,
tata usaha, sampai guru mempunyai peranan yang sama pentingnya dalam mencapai
keberhasilan sebuah sekolah atau madrasah. Di kesempatan itu, Tedy juga
menyampaikan pentingnya kerja keras, kerja cerdas, kerja tuntas, kerja
berkualitas, dan kerja ikhlas. (Zul)