Langsung ke konten utama

Guru MTsN 1 Kota Malang, Penjaring Tokoh Penggagas Bahasa Persatuan Indonesia



Kota Malang (MTsN 1) – Yoga Prasetya, guru Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Kota Malang, kembali berprestasi di kancah nasional setelah terpilih menjadi partisipan dalam kegiatan Penjaringan Tokoh Penggagas Bahasa Persatuan Indonesia yang diselenggarakan oleh Pusat Pembinaan Bahasa dan Sastra, Badan Pengembangan Bahasa dan Perbukuan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan di Jakarta bulan lalu.
Saat ditemui pada Kamis (15/8) di ruang guru, Yoga Prasetya bersyukur bisa menjadi partisipan dalam kegiatan yang diadakan oleh Subbidang Penghargaan, Bidang Pengendalian dan Penghargaan tersebut.
“Saya dihubungi oleh panitia Badan Bahasa yang bernama Bu Anis saat mengikuti semiloka di Jakarta. Alhamdulillah tulisan saya tentang Mohammad Tabrani mendapatkan piagam penghargaan,” tutur pembina ekskul penulisan kreatif, teater Matsanewa, dan karya ilmiah remaja periode Juni-Juli 2019 tersebut. “Semoga pihak Kementerian agama bisa mengapresiasi prestasi seperti ini,” ujarnya.

Penjaringan Tokoh Penggagas “Bahasa Persatuan Indonesia” menuju penganugerahan kebahasaan tokoh pahlawan nasional merupakan kegiatan yang dilaksanakan di Jakarta pada 1 Maret-30 April 2019. Kegiatan ini bertujuan untuk mengungkapkan tokoh penggagas lahirnya bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan.
Secara khusus, kegiatan ini bertujuan membangun kesadaran perlunya pemartabatan bahasa Indonesia melalui penguatan pemahaman nilai kesejarahan lahirnya bahasa Indonesia yang menyatukan bangsa Indonesia. Ada tiga nominasi tokoh tersebut, yaitu Muhammad Yamin, Sanusi Pane, dan Mohammad Tabrani. Dari tiga tokoh tersebut, terpilih Mohammad Tabrani sebagai tokoh penggagas bahasa persatuan Indonesia. (PS)

Postingan populer dari blog ini

Siswa MTsN 1 Kota Malang Raih Juara 1 Muslim Star Event 2019

Kota Malang (MTsN 1) – Siswa MTsN 1 Kota Malang, Muhammad Aziden Herlambang, berhasil meraih prestasi membanggakan pada bulan Ramadan tahun ini. Siswa kelas 8H tersebut sukses mendapatkan juara 1 dalam ajang Muse (Muslim Star Event) All Star 2019 yang diadakan oleh RRI Malang. Muse All Star adalah kompetisi hafalan Alquran bagi mereka yang telah berhasil meraih juara di ajang yang sama pada tahun-tahun sebelumnya. Dalam grand final ajang yang tahun ini mengangkat tema let the star rise , Aziden tampil dengan penuh percaya diri dalam hafalan juz 29 dan berhasil meraih nilai tertinggi yang akhirnya mengantarkannya meraih predikat terbaik atau juara 1. Tak ayal, keberhasilan ini disambut dengan suka cita oleh siswa matsanewa tersebut beserta keluarganya. Aziden mengaku sangat senang dengan prestasi yang didapatnya kali ini, sekaligus meneruskan prestasi tahun lalu yang berhasil menjadi juara 1 Muse season 4. Sang ibu pun sangat bangga dengan raihan prestasi Aziden dan menyam...

Siswi MTsN 1 Kota Malang Raih Juara 1 Java English Competition 2019

Kota Malang (MTsN 1) – Siswi MTsN 1 Kota Malang, Kayana Ayunda Diyanti, sukses meraih juara 1 dalam ajang Java English Competition 2019, yang diadakan oleh Universitas Islam Negeri Sunan Ampel, Surabaya, Minggu (22/9). Ajang Java English Competition 2019, diikuti oleh berbagai siswa SMP/MTs se-Jawa. Kompetisi ini diawali dengan tahap penyisihan yang terbagi dalam beberapa rayon yang mewakili provinsi. “Di babak penyisihan diambil tiga peringkat terbaik yang akan lolos ke semifinal dan final yang diselenggarakan di kampus UINSA. Di semifinal peserta diharuskan menulis esai dan 10 karya terbaik akan mengikuti babak final. Di final peserta akan mempresentasikan apa yang sudah ditulisnya. Kemarin saya menulis esai tentang mengoptimalkan teknologi di bidang pendidikan,” jelas Kayana Ayunda Diyanti. Lebih lanjut, siswa kelas 9L Program Bilingual ini menjelaskan bahwa ia senang bisa meraih juara di ajang JEC 2019. “Alhamdulillah, saya senang dan bersyukur bisa meraih juara 1. M...

Zikry Azizy, Siswa MTsN 1 Kota Malang Sang Juara Robotik Asia Tenggara

Kota Malang (MTsN 1) – Sebuah hobi yang positif jika ditekuni pasti akan membuahkan prestasi. Inilah salah satu hal yang dibuktikan oleh Zikry Azizy Aljava, kegemarannya akan dunia robotik akhirnya berhasil mengantarkan siswa kelas 8D ini menjadi juara se-Asia Tenggara dan diundang ke Istana Negara. Pada Februari 2019 lalu, Zikry berhasil meraih dua piala dalam ajang World Robotic for Peace (WRP) 2019 yang digelar di Johor Bahru, Malaysia. Dua piala tersebut adalah juara 1 kategori transpoter dan juara 2 kategori soccer . Kategori transpoter adalah mengendalikan robot untuk memindahkan boks dari satu tempat ke tempat lainnya. Sedangkan kategori soccer adalah memprogram robot untuk bertanding sepak bola. World Robotic for Peace adalah ajang kejuaraan yang berskala Asia Tenggara dan diikuti oleh peserta dari Malaysia, Singapura, Indonesia, Thailand, Kamboja, dan Vietnam. Prestasi ini pula yang mengantarkan Zikry mendapatkan undangan ke Istana Negara bertepatan dengan Pe...