Langsung ke konten utama

Zikry Azizy, Siswa MTsN 1 Kota Malang Sang Juara Robotik Asia Tenggara



Kota Malang (MTsN 1) – Sebuah hobi yang positif jika ditekuni pasti akan membuahkan prestasi. Inilah salah satu hal yang dibuktikan oleh Zikry Azizy Aljava, kegemarannya akan dunia robotik akhirnya berhasil mengantarkan siswa kelas 8D ini menjadi juara se-Asia Tenggara dan diundang ke Istana Negara.
Pada Februari 2019 lalu, Zikry berhasil meraih dua piala dalam ajang World Robotic for Peace (WRP) 2019 yang digelar di Johor Bahru, Malaysia.
Dua piala tersebut adalah juara 1 kategori transpoter dan juara 2 kategori soccer. Kategori transpoter adalah mengendalikan robot untuk memindahkan boks dari satu tempat ke tempat lainnya. Sedangkan kategori soccer adalah memprogram robot untuk bertanding sepak bola.
World Robotic for Peace adalah ajang kejuaraan yang berskala Asia Tenggara dan diikuti oleh peserta dari Malaysia, Singapura, Indonesia, Thailand, Kamboja, dan Vietnam.
Prestasi ini pula yang mengantarkan Zikry mendapatkan undangan ke Istana Negara bertepatan dengan Peringatan HUT ke-74 Kemerdekaan RI pada beberapa waktu yang lalu.

Siswa yang juga tercatat sebagai santri Ma’had Al-Madany ini menceritakan bahwa ia sudah menggemari dunia robotik sejak masih duduk di bangku taman kanak-kanak.
Kebetulan sang ayah, Armin Irawan juga menaruh minat dalam dunia robotik. Maka tak heran jika sejak kecil, Zikry sudah akrab dengan robotik di rumahnya. Bahkan sampai saat ini ia tetap rajin berlatih dan berharap tetap bisa berprestasi lebih baik lagi untuk mengharumkan nama madrasah dan negara.
Prestasi Zikry juga tak luput dari apresiasi Kepala MTsN 1 Kota Malang, H. Samsudin.
“Alhamdulillah, dengan prestasi yang kita raih di madrasah ini bisa memberikan rasa bangga bagi kita semua. Tidak hanya di event nasional, di event internasional pun kita terus memunculkan prestasi. Prestasi terbaru adalah ananda Zikry berhasil meraih medali emas kompetisi robotik di Malaysia. Hal inilah yang akhirnya mengantarkan ananda untuk mendapatkan undangan ke Istana Negara,” jelas Samsudin yang turut mendampingi Zikry untuk hadir di Istana Negara.
Sementara itu, Kepala Ma’had Al-Madany, Akhmad Fauzi juga sangat bangga dengan raihan prestasi salah satu santrinya.
“Alhamdulillah, saya bangga dengan Zikri. Hal ini membuktikan bahwa santri Ma’had Al-Madany juga mampu berprestasi di bidang iptek. Hal ini menunjukkan bahwa santri ma’had bukan hanya unggul dalam bidang ilmu agama tapi mumpuni dalam bidang teknologi. Semoga ini bisa menjadi motivasi bagi para santri lainnya untuk menatap masa depan yang lebih cerah,” tegas Fauzi. (Zul)         
 
 

Postingan populer dari blog ini

MTsN 1 Kota Malang Borong Juara 1 Pidato Bahasa Indonesia Porseni MTs Kota Malang

Kota Malang (MTsN 1) – Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Kota Malang kembali mengukir prestasi setelah berhasil meraih juara 1 Lomba Pidato Bahasa Indonesia kategori putra dan putri, Porseni MTs seluruh Kota Malang. Untuk kategori putri diraih oleh Salsabila Ranaita Ahmad (8A), sedangkan Farihul Alimin (7M) menjadi juara di kategori putra. Mereka mengungguli peserta lain dari 34 madrasah se-Kota Malang. Prestasi ini menjadi tradisi setelah tahun 2017 juga meraih juara pada ajang yang sama. Misbahul Amri selaku juri lomba pidato bahasa Indonesia mengaku kaget karena dua-duanya berasal dari sekolah yang sama. “Saya tidak tahu kalau mereka dari MTs 1 Kota Malang, karena memang tidak ada atribut dan   identitas di naskah maupun kostum mereka. Ini artinya mereka memang menguasai materi dan performansi yang apik,” tutur doktor Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang tersebut.      Koordinator Porseni MTs cabang pidato bahasa Indonesia, Yoga Prasetya...

MTsN 1 Kota Malang Raih Juara 1 Lomba Musikalisasi Puisi Tingkat Nasional

Kota Malang (MTsN 1) – MAN Insan Cendekia Tangerang sukses melaksanakan kegiatan Sonic Linguistic 2019. Dari lomba lomba tersebut, MTsN 1 Kota Malang menjadi juara 1 di bidang lomba musikalisasi puisi. Tim Musikalisasi Puisi Matsanewa terdiri atas Kayana Ayunda Diyanti (vokal), Khansa Peridhia Naura (gitar), Aisyah Najwa Kasyfa (gitar), Nadira Berliana Cyril (biola), Tian Dyandra Annahel (biola), Djoni (pembina musik), Yoga Prasetya (pembina puisi), dan Mahardika (pendamping lomba).        Khansa Peridhia Naura, sang gitaris yang merangkap penabuh cajon, saat ditemui pada Rabu (27/2), menyatakan perasaan bahagianya. “Alhamdulillah, terima kasih kepada Pak Djoni, Pak Yoga, dan Pak Dika yang telah membina dan mendampingi kami. Saya pribadi masih banyak PR (evaluasi-red) yang harus diperbaiki. Misalnya, masih kaku saat memainkan cajon. Terus ekspresi wajah saya kata teman-teman masih kurang rileks,” ujar siswi kelas 8 bilingual tersebut sambil tertawa. ...

Siswa MTsN 1 Kota Malang Raih Juara 1 Muslim Star Event 2019

Kota Malang (MTsN 1) – Siswa MTsN 1 Kota Malang, Muhammad Aziden Herlambang, berhasil meraih prestasi membanggakan pada bulan Ramadan tahun ini. Siswa kelas 8H tersebut sukses mendapatkan juara 1 dalam ajang Muse (Muslim Star Event) All Star 2019 yang diadakan oleh RRI Malang. Muse All Star adalah kompetisi hafalan Alquran bagi mereka yang telah berhasil meraih juara di ajang yang sama pada tahun-tahun sebelumnya. Dalam grand final ajang yang tahun ini mengangkat tema let the star rise , Aziden tampil dengan penuh percaya diri dalam hafalan juz 29 dan berhasil meraih nilai tertinggi yang akhirnya mengantarkannya meraih predikat terbaik atau juara 1. Tak ayal, keberhasilan ini disambut dengan suka cita oleh siswa matsanewa tersebut beserta keluarganya. Aziden mengaku sangat senang dengan prestasi yang didapatnya kali ini, sekaligus meneruskan prestasi tahun lalu yang berhasil menjadi juara 1 Muse season 4. Sang ibu pun sangat bangga dengan raihan prestasi Aziden dan menyam...