Kota Malang (MTsN 1) - Siswa
MTsN 1 Kota Malang sukses mendapatkan tiga medali perak dalam ajang
International Invention and Innovative Competition (InIIC) Series, yang
berlangsung di Selangor Malaysia.
Tiga medali perak itu
dipersembahkan oleh tiga tim KIR Matsanewa, yaitu tim (1) beranggotakan Zaidan
Illynas Cahaya Nasir dan Thoriq Ahmad Izzuddin; tim (2) Ian Prayata Argyan Whiramukti dan Hilmiy
Maulana Hibatullah; dan tim (3) Pasha Halabi Ikhsanal Haq dan Rizqina Faizana.
Dalam InIIC 2019, Zaidan dan
Thoriq memamerkan proyek penelitiannya tentang Ecofibel yaitu alat untuk menjaga kesegaran buah dan sayur. Ian dan
Hilmiy memamerkan alat yang diberinama Detox
Car yaitu alat untuk menyerap udara kotor di dalam mobil. Sedang Pasha dan
Rizkina memamerkan penelitiannya tentang Logan
Rice yaitu nasi analog yang kaya nutrisi.
Koordinator Ekstrakurikuler MTsN
1 Kota Malang, Ahmad Maksum, saat ditemui pada Selasa (5/11), mengungkapkan
keberhasilan tim KIR Matsanewa adalah sesuatu yang luar biasa dan patut
disyukuri.
“Keberhasilan tim KIR Matsanewa
di ajang InIIC 2019 adalah prestasi yang luar biasa dan patut disyukuri. Bukan
hal mudah bagi para siswa untuk meraih prestasi di luar negeri dan pesaingnya
pun pasti anak-anak pilihan terbaik dari negaranya masing-masing. Namun,
alhamdulillah anak-anak Matsanewa mampu berprestasi di sana,” tegasnya.
Lebih lanjut, Maksum mengungkapkan
kesuksesan tim KIR Matsanewa tak lepas dari dukungan Kepala MTsN 1 Kota Malang,
Samsudin yang sangat konsen terhadap pembinaan siswa di bidang penelitian
ilmiah remaja maupun bidang-bidang lainnya.
“Alhamdulillah, capaian prestasi
siswa MTsN 1 Kota Malang saat ini sangat bagus. Bahkan prestasi itu sudah
mencapai level internasional. Hal ini juga karena dukungan dan perhatian Pak
Samsudin terhadap pembinaan siswa serta peran aktif guru pembina dalam
mempersiapkan siswanya. Para orang tua siswa juga sangat mendukung dalam
capaian prestasi ini,” pungkas Maksum. (Zul)
