Langsung ke konten utama

MTsN 1 Kota Malang Sukses Raih Gelar Ganda Pidato Bahasa Inggris Porseni Tingkat Kota



Kota Malang (MTsN 1) – MTsN 1 Kota Malang berhasil meraih dua piala dalam cabang lomba pidato bahasa Inggris, Porseni (Pekan Olahraga dan Seni) tingkat Kota Malang, Senin (11/3).
Dua piala itu adalah juara 1 putra yang diraih oleh Muhammad Farid Wildan dan juara 1 putri yang didapat oleh Aline Anismara. Dengan meraih juara 1, Wildan dan Aline juga berkesempatan mewakili Kota Malang dalam ajang Porseni tingkat Jawa Timur yang akan diadakan pada Agustus 2019 di Ponorogo.
“Alhamdulillah, saya sangat senang berhasil meraih juara 1 dalam lomba bahasa Inggris Porseni. Saya juga berharap bisa meraih juara 1 lagi saat di Porseni tingkat Jawa Timur,” ungkap M. Wildan Farid.
Lebih lanjut, siswa yang ramah ini juga mengungkapkan bahwa ia sudah menyukai bahasa Inggris sejak kecil. Bahkan saat itu, kedua orang tuanya sudah memperkenalkan bahasa Inggris baik melalui tayangan televisi maupun buku-buku bacaan.

Hanik Fauziah, guru pembina lomba bahasa Inggris, juga turut bangga saat dua anak didiknya berhasil meraih juara 1 dalam Porseni tingkat Kota Malang.
“Alhamdulillah, usaha anak-anak untuk menjadi juara telah sukses di Porseni tingkat Kota Malang. Namun, ini masih ada tugas berat lagi saat mereka tampil di Porseni tingkat Jawa Timur dan di sana saingannya juga tidak mudah. Jadi anak-anak harus mempersiapkan segala sesuatunya lebih baik lagi. Harapan kami mereka juga bisa menjadi juara 1 lagi di tingkat provinsi,” tegasnya. (Zul)   


Postingan populer dari blog ini

MTsN 1 Kota Malang Borong Juara 1 Pidato Bahasa Indonesia Porseni MTs Kota Malang

Kota Malang (MTsN 1) – Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Kota Malang kembali mengukir prestasi setelah berhasil meraih juara 1 Lomba Pidato Bahasa Indonesia kategori putra dan putri, Porseni MTs seluruh Kota Malang. Untuk kategori putri diraih oleh Salsabila Ranaita Ahmad (8A), sedangkan Farihul Alimin (7M) menjadi juara di kategori putra. Mereka mengungguli peserta lain dari 34 madrasah se-Kota Malang. Prestasi ini menjadi tradisi setelah tahun 2017 juga meraih juara pada ajang yang sama. Misbahul Amri selaku juri lomba pidato bahasa Indonesia mengaku kaget karena dua-duanya berasal dari sekolah yang sama. “Saya tidak tahu kalau mereka dari MTs 1 Kota Malang, karena memang tidak ada atribut dan   identitas di naskah maupun kostum mereka. Ini artinya mereka memang menguasai materi dan performansi yang apik,” tutur doktor Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang tersebut.      Koordinator Porseni MTs cabang pidato bahasa Indonesia, Yoga Prasetya...

Siswa MTsN 1 Kota Malang Raih Juara 1 Muslim Star Event 2019

Kota Malang (MTsN 1) – Siswa MTsN 1 Kota Malang, Muhammad Aziden Herlambang, berhasil meraih prestasi membanggakan pada bulan Ramadan tahun ini. Siswa kelas 8H tersebut sukses mendapatkan juara 1 dalam ajang Muse (Muslim Star Event) All Star 2019 yang diadakan oleh RRI Malang. Muse All Star adalah kompetisi hafalan Alquran bagi mereka yang telah berhasil meraih juara di ajang yang sama pada tahun-tahun sebelumnya. Dalam grand final ajang yang tahun ini mengangkat tema let the star rise , Aziden tampil dengan penuh percaya diri dalam hafalan juz 29 dan berhasil meraih nilai tertinggi yang akhirnya mengantarkannya meraih predikat terbaik atau juara 1. Tak ayal, keberhasilan ini disambut dengan suka cita oleh siswa matsanewa tersebut beserta keluarganya. Aziden mengaku sangat senang dengan prestasi yang didapatnya kali ini, sekaligus meneruskan prestasi tahun lalu yang berhasil menjadi juara 1 Muse season 4. Sang ibu pun sangat bangga dengan raihan prestasi Aziden dan menyam...

MTsN 1 Kota Malang Raih Juara 1 Lomba Musikalisasi Puisi Tingkat Nasional

Kota Malang (MTsN 1) – MAN Insan Cendekia Tangerang sukses melaksanakan kegiatan Sonic Linguistic 2019. Dari lomba lomba tersebut, MTsN 1 Kota Malang menjadi juara 1 di bidang lomba musikalisasi puisi. Tim Musikalisasi Puisi Matsanewa terdiri atas Kayana Ayunda Diyanti (vokal), Khansa Peridhia Naura (gitar), Aisyah Najwa Kasyfa (gitar), Nadira Berliana Cyril (biola), Tian Dyandra Annahel (biola), Djoni (pembina musik), Yoga Prasetya (pembina puisi), dan Mahardika (pendamping lomba).        Khansa Peridhia Naura, sang gitaris yang merangkap penabuh cajon, saat ditemui pada Rabu (27/2), menyatakan perasaan bahagianya. “Alhamdulillah, terima kasih kepada Pak Djoni, Pak Yoga, dan Pak Dika yang telah membina dan mendampingi kami. Saya pribadi masih banyak PR (evaluasi-red) yang harus diperbaiki. Misalnya, masih kaku saat memainkan cajon. Terus ekspresi wajah saya kata teman-teman masih kurang rileks,” ujar siswi kelas 8 bilingual tersebut sambil tertawa. ...