Langsung ke konten utama

Direktur KSKK: Menorehkan Prestasi Sesungguhnya Meneguhkan Jati Diri




Kota Malang (MTsN 1) – Menorehkan prestasi sesungguhnya meneguhkan jati diri. Itulah salah satu kalimat yang disampaikan oleh Ahmad Umar, Direktur KSKK (Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan) Madrasah Kemenag RI, saat memberikan pembinaan kepada guru MTsN 1 Kota Malang dan MIN 1 Kota Malang, Sabtu (3/8).
Dalam acara yang bertempat di Aula MTsN 1 Kota Malang itu juga dihadiri oleh Kepala Kemenag Kota Malang Muhtar Hazawawi, Kasi Pendma Sutrisno, Ketua Komite MTsN 1 Kota Malang Muhtar Abdul Karim, Kepala MIN 1 Kota Malang Suyanto, Kepala MIN 2 Kota Malang Supandri, Kepala MTsN 1 Kota Malang Samsudin, dan Kepala MAN 1 Kota Malang M. Husnan.
Di awal acara, Kakankemenag Kota Malang, Muhtar Hazawawi memberikan sambutan yang intinya ia akan berupaya membangun madrasah di Kota Malang tanpa ada yang termarjinalkan. Pembangunan itu bukan hanya fisik bangunan namun juga terkait dengan SDM lembaga dan prestasi para siswa serta warga madrasah lainnya.

Dalam kesempatan itu, Muhtar juga berkomitmen untuk menjadikan madrasah di Kota Malang menjadi madrasah teladan di Indonesia.
Usai sambutan oleh Kakankemenag, acara langsung dilanjutkan dengan pembinaan yang disampaikan oleh Direktur KSKK Kemenag RI, Ahmad Umar.
”Madrasah di Jalan Bandung (Kota Malang) ini telah berhasil mengubah wajah madrasah, hingga menjadi lebih dikenal di kancah nasional,” ungkap Ahmad.
Lebih lanjut, mantan Kakankemenag Pekalongan itu juga menyampaikan bahwa madrasah saat ini harus bisa menjawab arus tantangan zaman, dengan menerapkan pembelajaran yang modern. Namun, tetap harus menjaga tradisi atau kearifan khas madrasah.
“Madrasah hebat, butuh semangat dan kekompakan (seluruh) warga madrasah,” imbuh Ahmad Umar.
Berikutnya, Ahmad juga menyampaikan bahwa madrasah yang bagus itu paling tidak bisa dilihat dari dua sisi, yaitu sisi teknologi dan budaya. Sisi teknologi adalah bagaimana pemanfaatan teknologi yang digunakan di madrasah. Sedang sisi budaya adalah bagaimana sebuah madrasah bisa menghasilkan budaya mutu, siswa yang santun, berkarakter, dan berprestasi. (Zul)    
   

Postingan populer dari blog ini

MTsN 1 Kota Malang Borong Juara 1 Pidato Bahasa Indonesia Porseni MTs Kota Malang

Kota Malang (MTsN 1) – Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Kota Malang kembali mengukir prestasi setelah berhasil meraih juara 1 Lomba Pidato Bahasa Indonesia kategori putra dan putri, Porseni MTs seluruh Kota Malang. Untuk kategori putri diraih oleh Salsabila Ranaita Ahmad (8A), sedangkan Farihul Alimin (7M) menjadi juara di kategori putra. Mereka mengungguli peserta lain dari 34 madrasah se-Kota Malang. Prestasi ini menjadi tradisi setelah tahun 2017 juga meraih juara pada ajang yang sama. Misbahul Amri selaku juri lomba pidato bahasa Indonesia mengaku kaget karena dua-duanya berasal dari sekolah yang sama. “Saya tidak tahu kalau mereka dari MTs 1 Kota Malang, karena memang tidak ada atribut dan   identitas di naskah maupun kostum mereka. Ini artinya mereka memang menguasai materi dan performansi yang apik,” tutur doktor Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang tersebut.      Koordinator Porseni MTs cabang pidato bahasa Indonesia, Yoga Prasetya...

Siswa MTsN 1 Kota Malang Raih Juara 1 Muslim Star Event 2019

Kota Malang (MTsN 1) – Siswa MTsN 1 Kota Malang, Muhammad Aziden Herlambang, berhasil meraih prestasi membanggakan pada bulan Ramadan tahun ini. Siswa kelas 8H tersebut sukses mendapatkan juara 1 dalam ajang Muse (Muslim Star Event) All Star 2019 yang diadakan oleh RRI Malang. Muse All Star adalah kompetisi hafalan Alquran bagi mereka yang telah berhasil meraih juara di ajang yang sama pada tahun-tahun sebelumnya. Dalam grand final ajang yang tahun ini mengangkat tema let the star rise , Aziden tampil dengan penuh percaya diri dalam hafalan juz 29 dan berhasil meraih nilai tertinggi yang akhirnya mengantarkannya meraih predikat terbaik atau juara 1. Tak ayal, keberhasilan ini disambut dengan suka cita oleh siswa matsanewa tersebut beserta keluarganya. Aziden mengaku sangat senang dengan prestasi yang didapatnya kali ini, sekaligus meneruskan prestasi tahun lalu yang berhasil menjadi juara 1 Muse season 4. Sang ibu pun sangat bangga dengan raihan prestasi Aziden dan menyam...

MTsN 1 Kota Malang Raih Juara 1 Lomba Musikalisasi Puisi Tingkat Nasional

Kota Malang (MTsN 1) – MAN Insan Cendekia Tangerang sukses melaksanakan kegiatan Sonic Linguistic 2019. Dari lomba lomba tersebut, MTsN 1 Kota Malang menjadi juara 1 di bidang lomba musikalisasi puisi. Tim Musikalisasi Puisi Matsanewa terdiri atas Kayana Ayunda Diyanti (vokal), Khansa Peridhia Naura (gitar), Aisyah Najwa Kasyfa (gitar), Nadira Berliana Cyril (biola), Tian Dyandra Annahel (biola), Djoni (pembina musik), Yoga Prasetya (pembina puisi), dan Mahardika (pendamping lomba).        Khansa Peridhia Naura, sang gitaris yang merangkap penabuh cajon, saat ditemui pada Rabu (27/2), menyatakan perasaan bahagianya. “Alhamdulillah, terima kasih kepada Pak Djoni, Pak Yoga, dan Pak Dika yang telah membina dan mendampingi kami. Saya pribadi masih banyak PR (evaluasi-red) yang harus diperbaiki. Misalnya, masih kaku saat memainkan cajon. Terus ekspresi wajah saya kata teman-teman masih kurang rileks,” ujar siswi kelas 8 bilingual tersebut sambil tertawa. ...