Langsung ke konten utama

Jimbe Matsanewa Semarakkan Pembukaan KSM Jawa Timur



Kota Malang (MTsN 1) – Jimbe Matsanewa tampil sebagai salah satu pengisi acara dalam Pembukaan Kompetisi Sains Madrasah (KSM) tingkat Provinsi Jawa Timur, Rabu (14/8).
Gelaran KSM Jawa Timur 2019 bertempat di Kota Malang dan Pembukaan dilaksanakan di Gedung Bundar Al-Asy’ari Universitas Islam Malang.
Beranggotakan 17 siswa, Jimbe Matsanewa tampil dengan kekhasannya, yaitu topeng Malang dan alat musik jimbe. Dengan kompak mereka memainkan alat musik ritmis itu yang tentu saja disambut sorak sorai oleh penonton.
Jimbe adalah alat musik tradisional yang berasal dari Afrika. Alat musik ini mempunyai membran pukul dari kulit maupun mika. Jimbe tergolong jenis alat musik ritmis, yakni alat musik yang tidak bernada dan hanya bisa menghasilkan ketukan.    
Bukan kali ini saja Jimbe Matsanewa tampil di event besar. Setelah terbentuk dan tampil pertama di KSM dan Aksioma 2011 di Jakarta, selanjutnya Jimbe Matsanewa tampil rutin mengisi acara di event lokal, regional, bahkan sampai di tingkat nasional.
Pembukaan KSM Jawa Timur dihadiri oleh 5.000 undangan yang terdiri atas Forkompinda (Forum Komunikasi Pimpinan Daerah) Malang Raya, Kepala Kankemenag Kabupaten/Kota se-Jawa Timur, Kasi Pendidikan Madrasah se-Jawa Timur, Kepala MIN, MTsN, dan MAN se-Jawa Timur, dan ribuan siswa MIN, MTsN, dan MAN di Kota Malang.
Sedang peserta KSM Jawa Timur 2019 berjumlah 1.254 siswa dari 38 kabupaten/kota se-Jawa Timur. Peserta tersebut terdiri atas 6 siswa MI, 9 peserta MTs, dan 18 peserta MA tiap kota/kabupaten se-Jawa Timur. (Zul)

Postingan populer dari blog ini

MTsN 1 Kota Malang Borong Juara 1 Pidato Bahasa Indonesia Porseni MTs Kota Malang

Kota Malang (MTsN 1) – Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Kota Malang kembali mengukir prestasi setelah berhasil meraih juara 1 Lomba Pidato Bahasa Indonesia kategori putra dan putri, Porseni MTs seluruh Kota Malang. Untuk kategori putri diraih oleh Salsabila Ranaita Ahmad (8A), sedangkan Farihul Alimin (7M) menjadi juara di kategori putra. Mereka mengungguli peserta lain dari 34 madrasah se-Kota Malang. Prestasi ini menjadi tradisi setelah tahun 2017 juga meraih juara pada ajang yang sama. Misbahul Amri selaku juri lomba pidato bahasa Indonesia mengaku kaget karena dua-duanya berasal dari sekolah yang sama. “Saya tidak tahu kalau mereka dari MTs 1 Kota Malang, karena memang tidak ada atribut dan   identitas di naskah maupun kostum mereka. Ini artinya mereka memang menguasai materi dan performansi yang apik,” tutur doktor Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang tersebut.      Koordinator Porseni MTs cabang pidato bahasa Indonesia, Yoga Prasetya...

Siswa MTsN 1 Kota Malang Raih Juara 1 Muslim Star Event 2019

Kota Malang (MTsN 1) – Siswa MTsN 1 Kota Malang, Muhammad Aziden Herlambang, berhasil meraih prestasi membanggakan pada bulan Ramadan tahun ini. Siswa kelas 8H tersebut sukses mendapatkan juara 1 dalam ajang Muse (Muslim Star Event) All Star 2019 yang diadakan oleh RRI Malang. Muse All Star adalah kompetisi hafalan Alquran bagi mereka yang telah berhasil meraih juara di ajang yang sama pada tahun-tahun sebelumnya. Dalam grand final ajang yang tahun ini mengangkat tema let the star rise , Aziden tampil dengan penuh percaya diri dalam hafalan juz 29 dan berhasil meraih nilai tertinggi yang akhirnya mengantarkannya meraih predikat terbaik atau juara 1. Tak ayal, keberhasilan ini disambut dengan suka cita oleh siswa matsanewa tersebut beserta keluarganya. Aziden mengaku sangat senang dengan prestasi yang didapatnya kali ini, sekaligus meneruskan prestasi tahun lalu yang berhasil menjadi juara 1 Muse season 4. Sang ibu pun sangat bangga dengan raihan prestasi Aziden dan menyam...

MTsN 1 Kota Malang Raih Juara 1 Lomba Musikalisasi Puisi Tingkat Nasional

Kota Malang (MTsN 1) – MAN Insan Cendekia Tangerang sukses melaksanakan kegiatan Sonic Linguistic 2019. Dari lomba lomba tersebut, MTsN 1 Kota Malang menjadi juara 1 di bidang lomba musikalisasi puisi. Tim Musikalisasi Puisi Matsanewa terdiri atas Kayana Ayunda Diyanti (vokal), Khansa Peridhia Naura (gitar), Aisyah Najwa Kasyfa (gitar), Nadira Berliana Cyril (biola), Tian Dyandra Annahel (biola), Djoni (pembina musik), Yoga Prasetya (pembina puisi), dan Mahardika (pendamping lomba).        Khansa Peridhia Naura, sang gitaris yang merangkap penabuh cajon, saat ditemui pada Rabu (27/2), menyatakan perasaan bahagianya. “Alhamdulillah, terima kasih kepada Pak Djoni, Pak Yoga, dan Pak Dika yang telah membina dan mendampingi kami. Saya pribadi masih banyak PR (evaluasi-red) yang harus diperbaiki. Misalnya, masih kaku saat memainkan cajon. Terus ekspresi wajah saya kata teman-teman masih kurang rileks,” ujar siswi kelas 8 bilingual tersebut sambil tertawa. ...