Langsung ke konten utama

Dilepas Kakankemenag, Atlet Matsanewa Siap Raih Prestasi di Porseni Tingkat Jawa Timur



Kota Malang (MTsN 1) – Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Malang, Muhtar Hazawawi, melepas secara resmi Kontingen MTs Kota Malang yang akan berlaga dalam ajang Pekan Olahraga dan Seni tingkat Jawa Timur.
Kontingen MTs Kota Malang yang terdiri atas 77 atlet, 18 official, dan 10 pendamping hadir pada kegiatan yang bertempat di MTsN 1 Kota Malang pada Rabu (16/10). Dari 77 atlet tersebut 30 diantaranya berasal dari MTsN 1 Kota Malang.
Tentu ini adalah kebanggaan dan tantangan bagi madrasah yang juga dikenal dengan nama Matsanewa itu, untuk berupaya maksimal meraih juara dan membawa Kota Malang menjadi juara umum di Porseni Jawa Timur.
Dalam kegiatan tersebut Muhtar Hazawawi juga berpesan kepada atlet, official, dan pendamping agar fokus serta semangat untuk meraih juara. Yang pada akhirnya bisa membawa Kota Malang menjadi juara umum Porseni.
Guru olahraga dan Pembina Ekstrakurikuler MTsN 1 Kota Malang, Ahmad Maksum juga optimis bahwa atlet Matsanewa mampu meraih hasil terbaik di Porseni Jawa Timur.
“Kami optimis dan berangkat dengan kepercayaan diri untuk bisa meraih prestasi di Porseni Jawa Timur. Sekitar tiga bulan terakhir kami telah melakukan latihan dan pembinaan intensif pada para atlet. Insyaallah kami akan mewujudkan harapan Pak Muhtar (Kakankemenag Kota Malang) agar bisa menjadi juara umum,” jelas Maksum saat ditemui usai acara pelepasan.
Porseni MTs tingkat Provinsi Jawa Timur rencananya akan dilaksanakan pada Senin (21/10) sampai Jumat (25/10) yang bertempat di Ponorogo dan Madiun. (Zul)        

Postingan populer dari blog ini

MTsN 1 Kota Malang Borong Juara 1 Pidato Bahasa Indonesia Porseni MTs Kota Malang

Kota Malang (MTsN 1) – Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Kota Malang kembali mengukir prestasi setelah berhasil meraih juara 1 Lomba Pidato Bahasa Indonesia kategori putra dan putri, Porseni MTs seluruh Kota Malang. Untuk kategori putri diraih oleh Salsabila Ranaita Ahmad (8A), sedangkan Farihul Alimin (7M) menjadi juara di kategori putra. Mereka mengungguli peserta lain dari 34 madrasah se-Kota Malang. Prestasi ini menjadi tradisi setelah tahun 2017 juga meraih juara pada ajang yang sama. Misbahul Amri selaku juri lomba pidato bahasa Indonesia mengaku kaget karena dua-duanya berasal dari sekolah yang sama. “Saya tidak tahu kalau mereka dari MTs 1 Kota Malang, karena memang tidak ada atribut dan   identitas di naskah maupun kostum mereka. Ini artinya mereka memang menguasai materi dan performansi yang apik,” tutur doktor Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang tersebut.      Koordinator Porseni MTs cabang pidato bahasa Indonesia, Yoga Prasetya...

Siswa MTsN 1 Kota Malang Raih Juara 1 Muslim Star Event 2019

Kota Malang (MTsN 1) – Siswa MTsN 1 Kota Malang, Muhammad Aziden Herlambang, berhasil meraih prestasi membanggakan pada bulan Ramadan tahun ini. Siswa kelas 8H tersebut sukses mendapatkan juara 1 dalam ajang Muse (Muslim Star Event) All Star 2019 yang diadakan oleh RRI Malang. Muse All Star adalah kompetisi hafalan Alquran bagi mereka yang telah berhasil meraih juara di ajang yang sama pada tahun-tahun sebelumnya. Dalam grand final ajang yang tahun ini mengangkat tema let the star rise , Aziden tampil dengan penuh percaya diri dalam hafalan juz 29 dan berhasil meraih nilai tertinggi yang akhirnya mengantarkannya meraih predikat terbaik atau juara 1. Tak ayal, keberhasilan ini disambut dengan suka cita oleh siswa matsanewa tersebut beserta keluarganya. Aziden mengaku sangat senang dengan prestasi yang didapatnya kali ini, sekaligus meneruskan prestasi tahun lalu yang berhasil menjadi juara 1 Muse season 4. Sang ibu pun sangat bangga dengan raihan prestasi Aziden dan menyam...

MTsN 1 Kota Malang Raih Juara 1 Lomba Musikalisasi Puisi Tingkat Nasional

Kota Malang (MTsN 1) – MAN Insan Cendekia Tangerang sukses melaksanakan kegiatan Sonic Linguistic 2019. Dari lomba lomba tersebut, MTsN 1 Kota Malang menjadi juara 1 di bidang lomba musikalisasi puisi. Tim Musikalisasi Puisi Matsanewa terdiri atas Kayana Ayunda Diyanti (vokal), Khansa Peridhia Naura (gitar), Aisyah Najwa Kasyfa (gitar), Nadira Berliana Cyril (biola), Tian Dyandra Annahel (biola), Djoni (pembina musik), Yoga Prasetya (pembina puisi), dan Mahardika (pendamping lomba).        Khansa Peridhia Naura, sang gitaris yang merangkap penabuh cajon, saat ditemui pada Rabu (27/2), menyatakan perasaan bahagianya. “Alhamdulillah, terima kasih kepada Pak Djoni, Pak Yoga, dan Pak Dika yang telah membina dan mendampingi kami. Saya pribadi masih banyak PR (evaluasi-red) yang harus diperbaiki. Misalnya, masih kaku saat memainkan cajon. Terus ekspresi wajah saya kata teman-teman masih kurang rileks,” ujar siswi kelas 8 bilingual tersebut sambil tertawa. ...