Langsung ke konten utama

Tim Matsanewa Raih Harapan 1 Cerdas Cermat Museum Mpu Purwa



Kota Malang (MTsN 1) – Tim MTsN 1 Kota Malang berhasil meraih harapan 1 dalam ajang Cerdas Cermat Museum Mpu Purwa yang diadakan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Pemkot Malang.
Hal yang membanggakan adalah bahwa MTsN 1 Kota Malang menjadi satu-satunya wakil madrasah di antara puluhan perwakilan SMP se-Kota Malang. Tim yang beranggotakan Paramaputra Adiwangsa, Vicar Muhammad Fathin, dan Aisyah Nadya Faradina ini mengungkapkan bahwa mengikuti Cermat Museum Mpu Purwa adalah pengalaman yang menarik.
Hal ini karena selain mengikuti cerdas cermat, para siswa tersebut juga berkesempatan melihat-lihat koleksi museum Mpu Purwa.
“Menurut saya kegiatan ini sangat menarik, karena selain mengikuti cerdas cermat kami juga berkesempatan melihat-lihat arca zaman dahulu yang merupakan salah satu koleksi museum Mpu Purwa,” tegas Vicar Muhammad Fathin, saat ditemui pada Selasa (10/9).
Sementara itu, Paramaputra Adiwangsa, menceritakan bahwa cerdas cermat yang ia ikuti terdiri atas dua babak yang kesemuanya tentang materi sejarah Kota Malang.
“Alhamdulillah, tim kami berhasil menjadi harapan 1. Namun sebenarnya capaian kami ini adalah berkat dukungan dan doa dari semua pihak,” ungkapnya.
Lebih lanjut, siswa kelas 9M itu juga menuturkan bahwa kegiatan Cerdas Cermat Museum Mpu Purwa memberikan banyak pengalaman berharga baginya. Ia juga berharap nantinya bisa meraih prestasi lebih baik lagi di lomba-lomba selanjutnya. (Zul)

Postingan populer dari blog ini

MTsN 1 Kota Malang Borong Juara 1 Pidato Bahasa Indonesia Porseni MTs Kota Malang

Kota Malang (MTsN 1) – Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Kota Malang kembali mengukir prestasi setelah berhasil meraih juara 1 Lomba Pidato Bahasa Indonesia kategori putra dan putri, Porseni MTs seluruh Kota Malang. Untuk kategori putri diraih oleh Salsabila Ranaita Ahmad (8A), sedangkan Farihul Alimin (7M) menjadi juara di kategori putra. Mereka mengungguli peserta lain dari 34 madrasah se-Kota Malang. Prestasi ini menjadi tradisi setelah tahun 2017 juga meraih juara pada ajang yang sama. Misbahul Amri selaku juri lomba pidato bahasa Indonesia mengaku kaget karena dua-duanya berasal dari sekolah yang sama. “Saya tidak tahu kalau mereka dari MTs 1 Kota Malang, karena memang tidak ada atribut dan   identitas di naskah maupun kostum mereka. Ini artinya mereka memang menguasai materi dan performansi yang apik,” tutur doktor Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang tersebut.      Koordinator Porseni MTs cabang pidato bahasa Indonesia, Yoga Prasetya...

Siswa MTsN 1 Kota Malang Raih Juara 1 Muslim Star Event 2019

Kota Malang (MTsN 1) – Siswa MTsN 1 Kota Malang, Muhammad Aziden Herlambang, berhasil meraih prestasi membanggakan pada bulan Ramadan tahun ini. Siswa kelas 8H tersebut sukses mendapatkan juara 1 dalam ajang Muse (Muslim Star Event) All Star 2019 yang diadakan oleh RRI Malang. Muse All Star adalah kompetisi hafalan Alquran bagi mereka yang telah berhasil meraih juara di ajang yang sama pada tahun-tahun sebelumnya. Dalam grand final ajang yang tahun ini mengangkat tema let the star rise , Aziden tampil dengan penuh percaya diri dalam hafalan juz 29 dan berhasil meraih nilai tertinggi yang akhirnya mengantarkannya meraih predikat terbaik atau juara 1. Tak ayal, keberhasilan ini disambut dengan suka cita oleh siswa matsanewa tersebut beserta keluarganya. Aziden mengaku sangat senang dengan prestasi yang didapatnya kali ini, sekaligus meneruskan prestasi tahun lalu yang berhasil menjadi juara 1 Muse season 4. Sang ibu pun sangat bangga dengan raihan prestasi Aziden dan menyam...

MTsN 1 Kota Malang Raih Juara 1 Lomba Musikalisasi Puisi Tingkat Nasional

Kota Malang (MTsN 1) – MAN Insan Cendekia Tangerang sukses melaksanakan kegiatan Sonic Linguistic 2019. Dari lomba lomba tersebut, MTsN 1 Kota Malang menjadi juara 1 di bidang lomba musikalisasi puisi. Tim Musikalisasi Puisi Matsanewa terdiri atas Kayana Ayunda Diyanti (vokal), Khansa Peridhia Naura (gitar), Aisyah Najwa Kasyfa (gitar), Nadira Berliana Cyril (biola), Tian Dyandra Annahel (biola), Djoni (pembina musik), Yoga Prasetya (pembina puisi), dan Mahardika (pendamping lomba).        Khansa Peridhia Naura, sang gitaris yang merangkap penabuh cajon, saat ditemui pada Rabu (27/2), menyatakan perasaan bahagianya. “Alhamdulillah, terima kasih kepada Pak Djoni, Pak Yoga, dan Pak Dika yang telah membina dan mendampingi kami. Saya pribadi masih banyak PR (evaluasi-red) yang harus diperbaiki. Misalnya, masih kaku saat memainkan cajon. Terus ekspresi wajah saya kata teman-teman masih kurang rileks,” ujar siswi kelas 8 bilingual tersebut sambil tertawa. ...